Salamualaikum Wr Wb
Alhamdulillah
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena rahmatnya yang diberikan kepada kita pada hari ini dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani.. Amin
Dalam kesempatan yang berbahagia ini izinkan saya sejenak untuk menyampaikan apa yang ada dikepala saya, supaya tidah ada kejanggalan dalam batin ini, maksud dan jutuan saya agar memberikan pemikiran untuk membangun bangsa ini secara akal sehat.
Apakah Politik ide dan gagasan masih kandas dengan politik uang?
Memberikan suatu ide dan gagasan yang menjadi dasar pemikiran untuk membangun kesejahteraan masyarakat, secara umum masih dibayangi politik uang dalam setiap Pemilihan,
Hal ini bukan suatu misteri lagi, bahkan pertanyaan pertanyaan mulai bermunculan,Apakah suatu ide dan gagasan para sosok seorang pemimpin, masih kandas dengan politik uang?
Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun non konstitusional yg bertujuan untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.
Para seorang pemimpin yang menjadi pilihan rakyat akan bertumbuhan,serta secara sah akan menduduki gedung wakil rakyat.
Proses menuju kemenangan, para seorang Pemimpin tidaklah gampang, para calon yang mesti mengikuti beberapa proses dan tahapan untuk menjadi Calon seorang Pemimpin
Tak berhenti sampai disitu untuk mendekati hati masyarakat, para calon Pemimpin mesti bertarung untuk meraih simpati.
Nah pada proses dan teknis pertarungan ini, sudah barang tentu akan memunculkan berbagai strategi dalam meraih suatu kemenangan.
Pertanyaan nya adalah ? apakah masih manjur strategi yang hanya menjual politik ide dan gagasan tanpa ada politik uang?
Jika berbicara soal demokrasi yang sejati sudah barang tentu politik uang itu sesungguhnya sangat berbahaya dan sangat mencederai proses demokrasi.
Politik uang harus kita ubah,karena suatu tindakan inkonstitusional.,dan bertentangan dengan azas demokrasi itu sendiri..bahkan hal itu dapat disebut sebagai tindakan penghianatan terhadap demokrasi karena telah mengkebiri hak hak masyarakat secara keseluruhan
Disamping memang politik uang itu cenderung melahirkan wakil rakyat yang korup. Namun kenyataannya politik uang masih bergerak secara diam -diam dan sistematis ditengah-tengah masyarakat.
Politik uang tidak hanya merusak sendi sendi Demokrasi akan tetapi mampu menyeret kita kedalam kebodohan sehingga tidak ada lagi kehangatan dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.
Padahal jika masyarakat cerdas semestinya memilih bobot seorang pemimpin melalui ide dan gagasan yang dimiliki oleh para pemimpin.
Jika mau melahirkan seorang Pemimpin yang hebat, semestinya para pemilih mendebatkan masalah ide dan gagasan yang dimiliki para calon pemimpin sehingga jelas ketika mereka menduduk di gedung parlemen,mereka tahu apa yang akan diperjuangkan demi kesejahteraan masyarakat banyak.
Tetapi yang saat ini terjadi masih saja ada bayang -bayang kelabu, ide dan gagasan dianggap tak penting oleh para pemilih.
Mereka cenderung memilih para calon wakil rakyat yang bisa memberikan sesuatu secara instan, pemberian sesuatu ini sudah barang tentu tak terlepaskan dari politik uang.
Pertanyaannya apakah terus pola pola ini dipertahankan?
Kenapa tidak membangun demokrasi yang benar benar sehat sehingga melahirkan pemimpin yang benar benar mensejahterakan masyarakatnya tanpa terikat dengan politik uang."Demokrasi baru berkembang"
masih banyak waktu untuk membuat pola memperkenalkan ide dan gagasan seorang calon pemimpin ke tengah -tengah masyarakat luas.
Sehingga pilihan rakyat cerdas akan bermunculan, karena mereka akan mengikat calon pemimpin dengan ide dan gagasan yang telah disampaikan ke tengah -tengah masyarakat.
Pemilih Cerdas dengan wakil rakyat yang cerdas akan melahirkan kreativitas yang cerdas dalam membangun negara ini,
Mencari Seorang pemimpin yang bisa memposisikan dirinya sebagai Pelindung,Pengayom dan Pelayan masyarakat dimana hal itu merupakan fungsi dasar seorang 'pemimpin' ,sehingga tujuan akan terciptanya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.
Namun sebaliknya..jika seorang Pemimpin memposisikan dirinya sebagai Penguasa,maka dapat dipastikan akan terjadi konflik horizontal yg ditimbulkan karena adanya kesenjangan sosial yang akan bermuara kepada kemiskinan dan penderitaan masyarakat.
Semoga sesudah mendengarkan saya dapat memberikan inspirasi sendiri bagi pemilih untuk memilih calon pemimpin yang benar -benar memiliki ide dan gagasan yang Berkualitas.
Kabupaten Indramayu bakal menggelar hajat besar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2020.Semoga masyarakat cerdas memilih pemimpin yang cerdas...amiin
Demikian yang dapat saya sampaikan apabila ada salah kata, saya mohon maaf yang sebesar besarnya dan saya ucapkan terima kasih.
Wasalamualikum,wr.wb
By CARIKIN INDRAMAYU